Tampilkan postingan dengan label projectku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label projectku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Desember 2012

Sistem Informasi Rumah Sakit (Kelas A, B, C) / RSUD

Seiring dengan perjalanan kegiatan operasional rumah sakit, dijumpai banyak sekali kendala yang menimbulkan permasalahan yang mengganggu aktifitas sehari-hari. Karena sebagian aktifitas masih dilakukan secara manual, otomatis mempersulit dan memperlambat petugas rumah sakit untuk melayani pasien, baik yang ingin berobat, rawat inap, rawat jalan, instalasi gawat darurat, instalasi bedah, rekam medis, dan layanan-layanan lainnya yang diperuntukkan untuk masyarakat.

Selain masalah tersebut, Rumah Sakit juga kesulitan dalam mengatur akuntansi keuangannya menyiapkan laporan keuangan). Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kami sebagai tim pengambang sistem informasi berbasis web menawarkan solusi untuk mengatasi berbagai masalah yang sudah disebutkan di atas. Solusi tersebut berupa Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit atau disingkat SIMRS. Sistem ini dikembangkan dengan harapan dapat membantu dalam proses pengadministrasian aktifitas operasional rumah sakit dan pendokumentasian transaksi keuangannya. Selain itu, SIMRS ditujukan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan dimaksudkan untuk meningkatkan pengawasan administrasi yang lebih baik. Pemanfaatan teknologi informasi dalam rangka pembentukan kumpulan data secara terpusat yang terkoordinasi dengan semua sub bagian rumah sakit guna meningkatkan kemampuan akses informasi manajemen dan transaksi keuangan.

Modul terdiri dari ::

A.
REKAPITULASI BIAYA MODUL PENDAFTARAN POLIKLINIK,UGD, RAWAT INAP DAN REKAM MEDIS
B.
REKAPITULASI BIAYA MODUL FARMASI RAWAT JALAN, RAWAT INAP DAN GUDANG FARMASI
C.
REKAPITULASI BIAYA MODUL BILLING
D.
REKAPITULASI BIAYA MODUL LABORATORIUM
E.
REKAPITULASI BIAYA MODUL RADIOLOGI
F.
REKAPITULASI BIAYA MODUL BANGSAL
H.
REKAPITULASI BIAYA MODUL NURSE STATION
I.
REKAPITULASI BIAYA MODUL INSTALASI GIZI
J.
REKAPITULASI BIAYA MODUL PELAYANAN MEDIS (DOKTER/PERAWAT)
K.
REKAPITULASI BIAYA MODUL VK (KAMAR BERSALIN)
L.
REKAPITULASI BIAYA MODUL OK (KAMAR OPERASI)

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SEKOLAH

Sekolah adalah suatu instansi yang bergerak dalam bidang pelayanan pendidikan kepada siswa. Saat ini, sekolah belum menerapkan dan memanfaatkan keberadaan teknologi informasi terintegrasi guna mendukung aktifitas kerja sehari-hari, sehingga sebagian besar aktifitas operasional pelayanan pendidikan masih dilakukan secara manual, baik aktifitas manajemen pelayanan pendidikan maupun aktifitas manajemen akuntansi keuangan.

Seiring dengan perjalanan kegiatan operasional sekolah, dijumpai banyak sekali kendala yang menimbulkan permasalahan yang mengganggu aktifitas sehari-hari. Karena sebagian aktifitas masih dilakukan secara manual, otomatis mempersulit dan memperlambat pegawai/guru di sekolah untuk melayani siswa, baik yang akan melakukan presensi/kehadiran siswa, data akademik siswa, transaksi keuangan sekolah, dan proses yang ada di sekolah yang diperuntukkan untuk siswa.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kami sebagai tim pengambang sistem informasi berbasis web menawarkan solusi untuk mengatasi berbagai masalah yang sudah disebutkan di atas. Solusi tersebut berupa Sistem Informasi Manajemen Sekolah. Sistem ini dikembangkan dengan harapan dapat membantu dalam proses pengadministrasian aktifitas operasional sekolah. Selain itu, Sistem informasi ini ditujukan untuk meningkatkan pengawasan administrasi yang lebih baik.


Keunggulan sistem SIM Sekolah bisa dilihat dari hal-hal berikut:

SIM Sekolah dikembangkan dalam sistem yang modular sekaligus terintegrasi. Modular artinya setiap modul bisa berdiri sendiri, sehingga user dapat memilih modul-modul yang diinginkannya sesuai dengan budget. Pada saat yang bersamaan modul-modul tersebut bisa saling berinteraksi bila user membeli dua atau lebih modul (sistem otomatis menjadi terintegrasi).

·SIM Sekolah dirancang dengan arsitektur yang difungsikan untuk pengaksesan data dan transaksi dengan kapasitas besar karena mendukung multi user dan multi tasking. Multi user artinya aplikasi bisa diakses oleh banyak user pada saat yang bersamaan. Multi tasking artinya setiap user pada saat yang bersamaan bisa melakukan berbagai macam aktivitas yang berbeda.

· SIM Sekolah dibangun dengan teknologi web berbasiskan AJAX, suatu teknologi web terbaru yang mampu mengadaptasi seluruh kemampuan teknologi desktop. Dengan teknologi AJAX resource (bandwith) yang diperlukan lebih lebih kecil sehingga kemampuan untuk diakses jauh lebih baik dibandingkan aplikasi desktop.

· Teknologi berbasis web lebih mudah dipelihara dibandingkan dengan teknologi berbasis clientserver. Pada teknologi web segala pengubahan hanya terjadi pada server, di sisi client tidak ada perubahan sama sekali. Sedangkan pada teknologi berbasis client-server pengubahan terjadi baik pada sisi client maupun sisi server.

· SIM Sekolah dibangun dengan desain keamanan yang optimum untuk menjamin bahwa aplikasi diakses oleh user yang berwenang. Setiap user dipetakan pada role tertentu dan hanya bisa mengakses halaman-halaman tertentu saja. Halaman-halaman yang bisa diakses bisa dikonfigurasi sesuai kehendak user.

· Fully integrated SIM Sekolah memberikan solusi dalam satu kesatuan sistem secara keseluruhan sehingga meningkatkan efisiensi operasional dan menghasilkan informasi dan laporan yang komprehensif (Front desk – Back End).

· Client – Server Architecture. SIM Sekolah dirancang dengan arsitektur yang difungsikan untuk pengaksesan data dan transaksi dengan kapasitas besar yang meliputi business rules, user level, security dan metodologi programming.

· Multi User – Multi Tasking. SIM Sekolah dapat dioperasikan oleh pengguna (user) secara bersam sama (concurrent) tanpa menimbulkan interupsi sehingga proses data lebih cepat dan efektif.

· Scalable. SIM Sekolah memiliki tingkat skalabilitas tinggi. Kemampuan menyimpan data dan skalabilitas dapat ditingkatkan dan dikembangkan sesuai dengan teknologi.

 Reliable. SIM Sekolah dilengkapi dengan tool auto repair, backup, dan restore untuk  perbaikan data secara otomatis jika terjadi kerusakan database sehingga meminimalkan ketergantungan dengan vendor.

Lampiran  ::









Data Siswa

Log SMS Inbox Orang Tua/Wali

Pembagian Kelas

Pengisan Data Siswa

Absensi Siswa

Rekap Absensi Siswa




Jumat, 27 Mei 2011

INCLUSIVE EDUCATION With HANDICAP INTERNATIONAL and UNI EROPA

The right to education is universal and extends to all children. Still, it is considered that the majority of CwDs are out of school, while many of those enrolled are not learning adequately.

The overall objective of the present project is the full participation of children with Disability (CwDs) in Nusa Tenggara Barat communities. This long term objective will be reached in part as a result of the project implementation itself but also with the contribution of all sectors concerned.

 In achieving the specific objective To contribute to a quality shift toward an inclusive education system in 3 districts and 1 urban city of NTB province, it is expected that Children with disability will be placed at the core of the learning system. The development of their learning environment should take a holistic approach whereby community actors such as community leaders, parents, DPs etc. participate in the education process. This approach, which will include the full participation of children, will be set up during the project to ensure sustainability of the inclusive education system.  To obtain the full participation of CwDs, they themselves require the maximum close support in and out of school. This support should take into account the existing education frameworks which are part of the decentralization process. Considering this main approach, the participation and commitment of all educational actors within the project as well as children with disabilities will be supported.in a particular activity based on project frame.


Moreover, support to the development of education policies and action plans defined at provincial and district level will be provided to ensure that they take into account all disabled children, encourage their full participation and promote diversity.

Sabtu, 30 April 2011

Sistem Informasi Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA)

Masalah penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) atau istilah yang populer dikenal masyarakat sebagai NARKOBA (Narkotika dan Bahan/ Obat berbahanya) merupakan masalah yang sangat kompleks, yang memerlukan upaya penanggulangan secara komprehensif dengan melibatkan kerja sama multidispliner, multisektor, dan peran serta masyarakat secara aktif yang dilaksanakan secara berkesinambungan, konsekuen dan konsisten.

Kurangnya informasi dalam hal cara penanganan menjadi masalah tersendiri, Oleh karena itu perlu diwujudkan lingkungan yang mendukung. Di Indonesia lingkungan yang paling penting adalah keluarga. Kesediaan keluarga untuk menerima remaja yang pernah menggunakan narkoba di tengah keluarga merupakan dukungan yang amat berharga. hidup dengan bekal pendidikan yang terbatas. Oleh kerna itu pentingnya teknologi informasi (TI) sangat membantu dalam hal pengambilan keputusan khususnya bagi keluarga yang ingin memonitoring keluarganya/pasien rehabilitasi yang terkena NAPZA di panti rehabilitasi.

Sistem Informasi Rehabilitasi NAPZA merupakan aplikasi yang dibuat untuk pemantauan terhadap perkembangan pasien napza dengan berbasis web dan mobile access yang tepat guna serta membantu keluarga dalam hal pemantauan pasien.

Semoga dengan aplikasi ini dapat memberikan rekomendasi serta usulan metode yang dapat digunakan dalam pengembangan teknologi informasi dalam suatu organisasi panti rehabilitasi agar tidak manual lagi dalam pelaksanaan kegiatan sehari-hari khususnya dalam memberikan report kondisi kepada keluarga pasien. 







Kamis, 21 April 2011

Musyawarah Perencaaan Pembangunan (Musrenbang)

Berbicara tentang Musyawarah Perencaaan Pembangunan (Musrenbang) rasanya tak akan habis bila hanya dikupas dalam satu pembahasan, banyak mekanisme teknis dan materi yang dapat kita ketahui lebih jauh. Jika pada bagian sebelumnya telah kami sampaikan mengenai gambaran umum mengenai arti singkat Musrenbang di berbagai tingkat wilayah, pada bagian ini secara spesifik akan kami sampaikan secara lebih detail mengenai  mekanisme Musrenbang yang dilakukan di tingkat daerah khususnya di Kabupaten/Kota.

Musrenbang Kabupaten/Kota merupakan musyawarah tahunan untuk mematangkan rancangan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten/Kota berdasarkan Renja-Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) hasil forum SKPD dengan cara meninjau keserasian antaran rancangan Renja (Rencana Kerja)-SKPD yang hasilnya digunakan untuk pemutakhiran RKPD.

Mesrenbang Kabupaten/Kota merupakan salah satu wujud nyata dari pelaksanaan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dimana perencanaan sendiri diartikan sebagai proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia. Pada konteks ini sumber daya yang dimaksud adalah potensi, kemampun dan kondisi lokal, termasuk anggaran yang dikelola untuk dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui forum Musrenbang diharapkan juga akan tebentuk pengembangan partisipasi masyarakat dalam setiap proses dan pelaksanaan pembangunan.

Adapun tujuan Musrenbang Kabupaten/Kota meliputi:
Menyempurnakan rancangan awal RKPD yang memuat:
  • Prioritas pembangunan daerah
  • Alokasi anggaran indikatif berdasarkan program dan fungsi SKPD
  • Rancangan Alokasi Dana Desa
  • Usulan kegiatan yang pendanaannya berasal dari APBD Provinsi, APBN dan sumber pendanaan lainnya
Menyusun rincian rancangan awal kerangka anggaran yang merupakan rencana kegiatan pengadaan barang dan jasa yang perlu dibiayai oleh APBD untuk mencapai tujuan pembangunan.

Menyusun rincian rancangan awal kerangka regulasi yang merupakan rencana kegiatan melalui pengaturan yang mendorong partisipasi masyarakat atau lembaga terkait lainnya untuk mencapai tujuan pembangunan.
Dalam pelaksanaan Musrenbang Kabupaten/Kota diperlukan dokumen penunjang yang meliputi: Rancangan awal RKPD, Rancangan Renja SKPD, Rancangan Renja Desa dan Usulan-usulan masyarakat. Sedangkan hasil yang diperoleh dari pelaksanaan Musrenbang antara lain: Rancangan akhir RKPD dan Renja SKPD yang di dalamnya memiliki keterkatian erat satu dengan yang lain. Kedua dokumen itu memuat program dan kegiatan strategis yang menjadi komitmen pemerintah daerah, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dan pelibatan partisipasi masyarakat yang akan dilaksanan pada peride tahun berikutnya (tahun yang direncanakan).

berikut ini contoh aplikasi yang pernah saya buat :

Jumat, 08 April 2011

Logo my banner

Dear all,

This is my logo, if you want change or barter with us, you can use it.

Thanks alot


Rabu, 23 Februari 2011

Gas Elpiji 3kg Pertamina (pelaporan)

Project ini saya lakukan ketika PT Persada (jogja) dan UTP (Solo) membutuhkan software untuk mengcover laporan penerimaan gas elpiji gas3kg, yang akan di berikan kepada pertamina.

Software ini akan mendata KK (kepala keluarga) di suatu daerah tertentu yang akan melaporkan mulai dari kabupaten, kecamatan, rt dan rw secara keseluruhan.

Matrik perhitungan juga dilakukan untuk melakukan validitas.






Grafiti Medical Wing

Daftar Isi
Keunggulan 3
Fitur 4
Modul Administrasi 4
Modul Pengelolaan Pasien 5
Modul Pengelolaan Kunjungan 6
Modul Rekam Medis dan Kebidanan 7
Modul Farmasi dan Inventory 9
Modul Billing / Kasir 11
Modul Laporan Eksekutif 12
Modul Administrator Sistem 13
Kebutuhan Sistem 14
Medwing Edisi Personal 14
Medwing Edisi Corporate 15
Tahapan Pengembangan 17
Pembiayaan 17
Medwing Personal 17
Medwing Corporate 17

Proposal silahkan di : DOWNLOAD








Central Admin for agency Prudential Jogjakarta

Terkadang kantor agency khususnya prudential life insurance kekurangan ide untuk mengumpulkan data dan tracking data untuk produksi yang biasanya ditampilkan untuk laporan monday motivation meeting (M3).

Disini saya pernah mengembangkan program untuk mengakumulasikan hal tersebut. Dan data tersebut bisa digunakan untuk akumulasi sebuah agency untuk pelaporannya.

Senin, 21 Februari 2011

Sistem Informasi PASAR

Pasar tradisional sebagai pusat perekonomian masyarakat mempunyai peran penting bagi perekonomian daerah karena berfungsi sebagai salah satu sumber retribusi daerah. Sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), pasar perlu dikelola dengan baik sehingga mampu memberikan kontribusi retribusi kepada daerah secara maksimal. Pasar-pasar baik pasar tradisional maupun pasar semi modern milik pemerintah sebagai pusat perekonomian masyarakat perlu dikelola dengan tata kelola yang baik (good governance) sehingga pengelolaan pasar menjadi transparan dan akuntabel.

Pengelolaan pasar merupakan kegiatan yang cukup kompleks. Banyak hal yang perlu dikelola tidak hanya pada penerimaan retribusi akan tetapi juga pada pengelolaan lahan pada pasar. Kompleksnya pengelolaan lahan dan retribusi akan menjadi masalah jika dikelola secara manual karena selain tingkat kesalahan yang tinggi, juga menyulitkan dalam penyusunan laporan . Banyaknya pasar dan jumlah pedagang yang cukup banyak seringkali menyulitkan kontrol sehingga berpotensi tidak maksimalnya penerimaan retribusi dari pasar.

Beberapa kesulitan dalam pengelolaan pasar antara lain :
1. Pengelolaan lahan yang tidak teratur sehingga sulit mengetahui lahan yang belum dipakai
2. Mengontrol masa berlaku pedagang sehingga pedagang harus memperpanjang masa pakai lahan
3. Mengontrol pembayaran retribusi
4. Mengontrol tunggakan retribusi pedagang
5. Membuat laporan penerimaan retribusi dengan cepat dan akurat

Teknologi informasi yang saat ini berkembang saat pesat, dapat dimanfaatkan untuk membantu mengelola pasar secara elektronis. Dengan pengelolaan pasar berbasis teknologi informasi diharapkan otomasi pelayanan dalam mengelola pasar dapat dilakukan sehingga dapat memudahkan pengguna dalam melakukan monitoring terhadap pasar dengan lebih cepat dan akurat.

Peran teknologi informasi dalam membantu pengelolaan pasar dapat diwujudkan dengan mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Pasar (SIM Pasar). SIM Pasar yang dikembangkan harus mampu membantu otomasi pelayanan pasar mulai dari pengelolaan lahan, pengelolaan pedagang, pengelolaan retribusi dan pengelolaan lainnya. Dengan SIM Pasar yang terintegrasi dalam otomasi pelayanan pasar diharapkan dapat memudahkan pengelola pasar melakukan perencanaan dan pengembangan pasar. Informasi yang dihasilkan dari SIM Pasar dapat diperoleh dengan cepat sehingga dapat membantu pengambilan keputusan secara cepat dan akurat.

TUJUAN :

Tujuan pengembangan SIM Pasar antara lain :
1. Membantu otomasi pelayanan pasar secara terintegrasi mulai dari penentuan tarif, pengelolaan lahan, pengelolaan pedagang, pembayaran retribusi dan pelaporan
2. Membantu mengontrol pengelolaan pasar seperti,
   a. Habis masa berlaku pedagang
   b. Pembayaran retribusi
   c. Tunggakan retribusi
3. Membantu menyediakan informasi yang cepat dan akurat sesuai kebutuhan pengelola pasar
4. Membantu menyediatakn data untuk alat bantu menyusun perencanaan dan pengambilan keputusan.

FITUR-FITUR :

1. Pengelolaan Data Master
   a. Pengelolaan Kelas Pasar
   b. Pengelolaan Pasar
   c. Pengelolaan Lahan
   d. Pengelolaan Tarif Retribusi
2. Pengelolaan Pedagang
   a. Pengelolaan Data Pedagang
   b. Pengelolaan Penetapan Pedagang
   c. Pengelolaan Perpanjangan Pedagang
   d. Pengelolaan Pengalihan Hak
3. Pengelolaan Retribusi
   a. Pengelolaan Pembayaran Penetapan
   b. Pengelolaan Pembayaran Perpanjangan
   c. Pengelolaan Pembayaran Pengalihan
   d. Pengelolaan Pembayaran Retribusi
4. Pengelolaan Pelaporan
   a. Terlambat Bayar Penetapan
   b. Terlambat Bayar Perpanjangan
   c. Terlambat Bayar Pengalihan
   d. Pembayaran Retribusi
   e. Habis Berlaku
   f. Penggunaan Lahan





Minggu, 20 Februari 2011

Penawaran Pembuatan Website

Keunggulan produk dan layanan

Adalah layanan komitmen kami untuk selalu memberikan layanan yang terbaik dan memuaskan kepada klien kami dan memberikan fasilitas yang terbaik dan layanan purna jual kepada klien.

Kami selalu memberikan layanan yang ekslusif kepada semua klien kami yaitu dengan memberikan kebebasan klien kami dalam rangka pembuatan website dengan design yang dinamis baik itu tempelate atau data-data yang berada didalamnya. Disamping itu layanan terhadap perbaikan jika terjadi error akan kami lakukan dengan segera. Website yang kami sediakan terdapat banyak feature yang di tawarkan antara lain:
- User friendly dalam design, tanpa mengurangi informasi penting yang ingin disampaikan
- Fleksibilitas data dan maintain updates
- Utilitas yang lengkap dalam website
- Navigasi yang menarik, menggunakan menu pulldown apabila di perlukan (javascript)
- Tampilan / Theme yang banyak pilihan

Penawaran dan spesifikasi Website
Dalam program paket website ini kami menyediakan berbagai paket website professional sesuai dengan kebutuhan klien. Kami menyadari sepenuhnya bahwa prinsip look professional akan meningkatan tingkat kredibilitas dan prestige bidang usaha yang bapak/ibu pimpin, karenanya setiap pembuatan website klien, kami kerjakan dengan sungguh-sungguh.

Keuntungan yang bapak / ibu akan dapatkan dari penawaran kami:
- Harga yang kami charge lebih murah dari rata-rata penyedia web professional lainya, namun dengan kualitas dan Fasilitas yang lebih lengkap
- Klien mendapatkan layanan purna jual dari kami / training administrator
- Paket sudah termasuk biaya hosting dan domain selama satu tahun
- Design menarik sehingga pengunjung tidak merasa bosan

Paket penawaran yang kami ajukan adalah:
- Pembuatan website klien sampai online
- Domain www.namadomain.com + hosting selama 1 Tahun
- Kapasitas domain 100 Mb
- Template/desain disesuaikan dengan perusahaan/instansi
- Halaman web tidak di batasi
- Tersedia Foto Galery dan Video Galery
- Garansi selama 1 Tahun setelah penyerahan pada pihak klien, setelah lebih dari masa tersebut untuk per maintenance kita kenakan biaya Rp. 250.000 (dengan catatan tidak merubah desain dan konsep awal pambuatan)

Ketentuan:

1. Term Of Payment / Pembayaran : diberikan 45% di awal untuk pembelian domain dan hosting. Sedangkan 55% jika pekerjaan sudah selesai dilakukan.
2. Term Of Reference / Syarat dan ketentuan: domain dan hosting harus di renew / diperpanjang setiap tahunnya. Biaya diatas tidak termasuk kedalam biaya perpanjangan setiap tahunnya.
3. Time Line / Masa Pekerjaan: proses pembuatan website sampai dengan online dilakukan dalam waktu 14 hari (2 minggu) terhitung dari waktu kesepakatan

4. Output / Hasil Pekerjaan : Website dan Dokumen Pentujuk Penggunaan Sistem/Website (User Manual).






Penutup
Demikian Proposal paket pembuatan website yang kami tawarkan kepada Bapak/Ibu dan dapat manjadi pertimbangan. Besar harapan kami untuk dapat bekerja sama dengan bapak/ibu dalam pembuatan website ini.

Bilamana bapak/ibu memerlukan website dengan spesifikasi yang bapak/ibu inginkan silahkan hubungi kami kembali.
Sekian dan atas perhatian bapak/ibu kami ucapkan terima kasih.

Sistem Informasi Monitoring Pelaksanaan Kegiatan (SIMPEK) - LSM WWF

1. Cakupan Pekerjaan :

Sistem Informasi Monitoring Pelaksaan Kegiatan (SIMPEK) adalah sebuah sistem yang dibangun untuk memantau pelaksanaan kegiatan proyek, termasuk mengelola dokumen, foto, terkait pelaksanaan proyek. Sistem ini dirancang mudah digunakan dan dapat dijalankan di jaringan area lokal. Sistem menggunakan server database untuk menyimpan seluruh dokumen operasional. Semua modul yang terintegrasi pada satu titik operasi dan perangkat lunak sehingga dapat digunakan dalam lingkungan single user atau multi.
Untuk memudahkan dalam monitoring dan evaluasi projek maka diperlukan data base yang terintegrasi dan dapat dilakukan update dengan cepat dan akurat. Disamping melakukan penyusunan database yang terstruktur juga diperlukan user interface untuk sarana disseminasi dan presentasi ke para pihak terutama donor. Oleh karena itu untuk melakukan itu semua akan dibangunlah sebuah sistem informasi monitoring project.

2. Objectives :

- Membuat database project baik spatial dan non spatial secara terstruktur dan terintegrasi serta mudah melakukan pemutakhiran data
- Membuat Sistem Informasi Monitoring Pelaksanaan Project –SIMPEK)

3. Methodology:
- Diskusi untuk membangun tool, tujuan dan kebutuhan database
- Membuat Prototype
- Konsultasi dengan Klien
- Pembuatan program
- Pembuatan modul dan training penggunaan
- Maintaining system

4. Fitur – fitur aplikasi
1. Database terpusat dengan menggunakan MySQL
2. Modul Aplikasi tersusun atas :
a. Peta Interaktif lokasi – lokasi pelaksanaan Sub-task (activity) yang apabila diklik pada salah satu titik di peta akan terlihat daftar task dan sub task, beserta status pelaksanaannya, dan kalau salah satu daftar activity diklik akan langsung terlihat detail deskripsi activity.
b. Modul-modul struktur pengelolaan dokumen proyek dengan tiga layer (dapat dikustomisasi) :
i. Modul Project (Objective), berisi deskripsi, list task (result) dan gantt chart, attachment dokumen.
ii. Modul Task (Result), berisi deskripsi, list Sub-task (Activity) dan gantt chart, attachment dokumen.
iii. Modul Sub-task (Activity), berisi deskripsi, dan attachment dokumen.
c. Workplan, berisi rangkuman rencana semua project, task, sub-task, starting date, final date.
d. Modul Media untuk mengelo asset proyek yang didokumentasikan dalam bentuk foto, video, newsletter, dst.
e. Modul Aset, berbentuk fasilitas untuk mengelola data asset yang dimiliki oleh proyek.
f. Modul Report, berisi daftar semua project, task, sub-task, starting date, final date, status pelaksanaan sudah mulai, masih berjalan, atau sudah selesai, persen progess pelaksanaan.
g. Administrator, untuk mengelola user dan previlagenya.