Jumat, 11 Maret 2011

Management Knowledge System

What do you think about Management Knowledge system?

This is Create database model, * Project and Knowledge Management System* Collaborative Messaging and integrated Workflow engine* On-line voting, scoring and reviews* Template based Project Creation* Tree-based Knowledge Mapping


And This is, Test table Integrity, DOWNLOAD


Strategic Information Systems Planning (SISP) - An IS Strategy for ERP Implementation

The following is based on Dr. Bozarth’s research on “ERP Implementation Efforts at Three Firms: Applying lessons from the SISP and IT-enabled change literature” which is scheduled to appear in the International Journal of Operations and Production Management.

Strategic advice systems planning, or SISP, is based on two amount arguments. The aboriginal is that, at a minimum, a firm’s advice systems investments should be accumbent with the all-embracing business strategy, and in some cases may alike become an arising antecedent of aggressive advantage. While no one disagrees with this, operations administration advisers are aloof starting to abstraction how this alignment takes abode and what the assessable allowances are. An affair beneath assay is how a manufacturer’s business strategy, characterized as either “market focused” or “operations focused,” affects its adeptness to accumulate ability against chump account allowances from its ERP investments.

The additional amount altercation abaft SISP is that companies can best accomplish IS-based alignment or aggressive advantage by afterward a proactive, academic and absolute action that includes the development of ample authoritative advice requirements. This is in adverse to a “reactive” strategy, in which the IS accumulation sits aback and responds to added areas of the business alone back a charge arises. Such a action is abnormally accordant to ERP investments, accustomed their costs and abiding impact. Seegars, Grover and Teng (1) accept articular six ambit that ascertain an accomplished SISP action (notice that abounding of these would administer to the cardinal planning action in added areas as well):

1. Comprehensiveness

Comprehensiveness is “the admeasurement to which an alignment attempts to be all-embracing or across-the-board in authoritative and amalgam cardinal decisions”.

2. Formalization

Formalization is “the actuality of structures, techniques, accounting procedures, and behavior that adviser the planning process”.

3. Focus

Focus is “the antithesis amid adroitness and ascendancy orientations inherent aural the cardinal planning system”. An avant-garde acclimatization emphasizes avant-garde solutions to accord with opportunities and threats. An commutual acclimatization emphasizes control, as implemented through budgets, ability allocation, and asset management.

4. Top-down flow

SISP should be accomplished by top managers, with the aid of abutment staff.

5. Ample participation

Even admitting the planning breeze is top-down, accord charge absorb assorted anatomic areas and, as necessary, key stakeholders at lower levels of the organization.

6. High consistency

SISP should be characterized by common affairs and reassessments of the all-embracing strategy.

The recommendations begin in the SISP abstract accept been echoed in the operations administration literature. It has been appropriate that firms should allocate a academic top-down planning action for bond advice systems action to business needs as they move against change in their administration orientation, planning, organization, and ascendancy aspects of the IT function.

Reference:

(1) Segars, A.H., Grover, V., and Teng, J.T.C. (1998), “Strategic information systems planning: planning system dimensions, internal coalignment, and implications for planning effectiveness”, Decision Sciences, Vol 29 No 2, pp. 303-345.

Rabu, 23 Februari 2011

Gas Elpiji 3kg Pertamina (pelaporan)

Project ini saya lakukan ketika PT Persada (jogja) dan UTP (Solo) membutuhkan software untuk mengcover laporan penerimaan gas elpiji gas3kg, yang akan di berikan kepada pertamina.

Software ini akan mendata KK (kepala keluarga) di suatu daerah tertentu yang akan melaporkan mulai dari kabupaten, kecamatan, rt dan rw secara keseluruhan.

Matrik perhitungan juga dilakukan untuk melakukan validitas.






Grafiti Medical Wing

Daftar Isi
Keunggulan 3
Fitur 4
Modul Administrasi 4
Modul Pengelolaan Pasien 5
Modul Pengelolaan Kunjungan 6
Modul Rekam Medis dan Kebidanan 7
Modul Farmasi dan Inventory 9
Modul Billing / Kasir 11
Modul Laporan Eksekutif 12
Modul Administrator Sistem 13
Kebutuhan Sistem 14
Medwing Edisi Personal 14
Medwing Edisi Corporate 15
Tahapan Pengembangan 17
Pembiayaan 17
Medwing Personal 17
Medwing Corporate 17

Proposal silahkan di : DOWNLOAD








Central Admin for agency Prudential Jogjakarta

Terkadang kantor agency khususnya prudential life insurance kekurangan ide untuk mengumpulkan data dan tracking data untuk produksi yang biasanya ditampilkan untuk laporan monday motivation meeting (M3).

Disini saya pernah mengembangkan program untuk mengakumulasikan hal tersebut. Dan data tersebut bisa digunakan untuk akumulasi sebuah agency untuk pelaporannya.

Selasa, 22 Februari 2011

Virtual Project Office

Many times an organization requires a project office. It could be for a specific large one time initiative such as a corporate wide business transformation or the integration of systems, processes & people after a merger or acquisition. Or the organization recognizes the need of a project office but may not be able to justify its costs nor require it to be part of the corporation until its maturity & internal capacity can manage it internally.

This is where an outsourced project office model can come in to play.

* The VPO must match the organizations ability to absorb/utilize the PMOs full capabilities
* Adaptable for scalability & evolutionary
* One size does not fit all

Virtual Project Office (VPO) is adaptable to support an organizationâs level of PM Maturity:

SPM Virtual Project Office (VPO) is a comprehensive service covering the variations & specific needs of a client which a project office can provide. Using SPM Project Office Advantage model the VPO effectively leverages SPM suite of capabilities covering:

People:

Processes:

* specialist professionals to functionally manage the project office
* program & project managers as needed
* project coordinators

Technology:

* project office capabilities
* SPM framework,
* portfolio management,
* reporting,
* training

* Microsoft Project Server or equivalent
* SharePoint & other team collaboration tools
* Portfolio Management application

Benefits to clients include:

1. Improved governance - oversight on decision making, compliance, reporting
2. Save time - reduce the time to implement & recognizing the benefits of a project office
3. Save money- eliminate the beginning up costs
4. Transportable to the client when ready

For more on how this service can work for you plz contact us.

Senin, 21 Februari 2011

Sistem Informasi PASAR

Pasar tradisional sebagai pusat perekonomian masyarakat mempunyai peran penting bagi perekonomian daerah karena berfungsi sebagai salah satu sumber retribusi daerah. Sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), pasar perlu dikelola dengan baik sehingga mampu memberikan kontribusi retribusi kepada daerah secara maksimal. Pasar-pasar baik pasar tradisional maupun pasar semi modern milik pemerintah sebagai pusat perekonomian masyarakat perlu dikelola dengan tata kelola yang baik (good governance) sehingga pengelolaan pasar menjadi transparan dan akuntabel.

Pengelolaan pasar merupakan kegiatan yang cukup kompleks. Banyak hal yang perlu dikelola tidak hanya pada penerimaan retribusi akan tetapi juga pada pengelolaan lahan pada pasar. Kompleksnya pengelolaan lahan dan retribusi akan menjadi masalah jika dikelola secara manual karena selain tingkat kesalahan yang tinggi, juga menyulitkan dalam penyusunan laporan . Banyaknya pasar dan jumlah pedagang yang cukup banyak seringkali menyulitkan kontrol sehingga berpotensi tidak maksimalnya penerimaan retribusi dari pasar.

Beberapa kesulitan dalam pengelolaan pasar antara lain :
1. Pengelolaan lahan yang tidak teratur sehingga sulit mengetahui lahan yang belum dipakai
2. Mengontrol masa berlaku pedagang sehingga pedagang harus memperpanjang masa pakai lahan
3. Mengontrol pembayaran retribusi
4. Mengontrol tunggakan retribusi pedagang
5. Membuat laporan penerimaan retribusi dengan cepat dan akurat

Teknologi informasi yang saat ini berkembang saat pesat, dapat dimanfaatkan untuk membantu mengelola pasar secara elektronis. Dengan pengelolaan pasar berbasis teknologi informasi diharapkan otomasi pelayanan dalam mengelola pasar dapat dilakukan sehingga dapat memudahkan pengguna dalam melakukan monitoring terhadap pasar dengan lebih cepat dan akurat.

Peran teknologi informasi dalam membantu pengelolaan pasar dapat diwujudkan dengan mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Pasar (SIM Pasar). SIM Pasar yang dikembangkan harus mampu membantu otomasi pelayanan pasar mulai dari pengelolaan lahan, pengelolaan pedagang, pengelolaan retribusi dan pengelolaan lainnya. Dengan SIM Pasar yang terintegrasi dalam otomasi pelayanan pasar diharapkan dapat memudahkan pengelola pasar melakukan perencanaan dan pengembangan pasar. Informasi yang dihasilkan dari SIM Pasar dapat diperoleh dengan cepat sehingga dapat membantu pengambilan keputusan secara cepat dan akurat.

TUJUAN :

Tujuan pengembangan SIM Pasar antara lain :
1. Membantu otomasi pelayanan pasar secara terintegrasi mulai dari penentuan tarif, pengelolaan lahan, pengelolaan pedagang, pembayaran retribusi dan pelaporan
2. Membantu mengontrol pengelolaan pasar seperti,
   a. Habis masa berlaku pedagang
   b. Pembayaran retribusi
   c. Tunggakan retribusi
3. Membantu menyediakan informasi yang cepat dan akurat sesuai kebutuhan pengelola pasar
4. Membantu menyediatakn data untuk alat bantu menyusun perencanaan dan pengambilan keputusan.

FITUR-FITUR :

1. Pengelolaan Data Master
   a. Pengelolaan Kelas Pasar
   b. Pengelolaan Pasar
   c. Pengelolaan Lahan
   d. Pengelolaan Tarif Retribusi
2. Pengelolaan Pedagang
   a. Pengelolaan Data Pedagang
   b. Pengelolaan Penetapan Pedagang
   c. Pengelolaan Perpanjangan Pedagang
   d. Pengelolaan Pengalihan Hak
3. Pengelolaan Retribusi
   a. Pengelolaan Pembayaran Penetapan
   b. Pengelolaan Pembayaran Perpanjangan
   c. Pengelolaan Pembayaran Pengalihan
   d. Pengelolaan Pembayaran Retribusi
4. Pengelolaan Pelaporan
   a. Terlambat Bayar Penetapan
   b. Terlambat Bayar Perpanjangan
   c. Terlambat Bayar Pengalihan
   d. Pembayaran Retribusi
   e. Habis Berlaku
   f. Penggunaan Lahan